"There is a time when guy must take a difficult decision" by Uchiha Itachi
Kata-kata yang diucapkan Itachi ini ngga cuma sekedar omong kosong ga bermakna. Ada saat-saat di mana seseorang harus memilih suatu pilihan yang sangat sulit. Dan terkadang, pilihan yang ada itu saling meniadakan. Ngerti ngga maksudnya? Jadi misalkan ada dua pilihan, A dan B. Kalau A dipilih, maka B akan lenyap, sebaliknya kalau B yang dipilih, A akan lenyap. Gw punya sebuah kisah yang bisa jadi renungan buat kita semua sebegini besar cinta Tuhan buat kita.....
"Ada seorang pria setngah baya yang berprofesi sebagai penjaga jembatan atau disebut Bridgemaster. Jembatan tersebut menghubungkan dua rel kereta api. Jembatan tersebut bukan jembatan biasa, khusus rel kereta api. Pria tersebut memiliki seorang anak yang sangat menyukai kereta api. Hampir setiap hari anak itu menemani ayahnya, si pria itu bekerja.
Suatu ketika, sang anak sedang bermain di tempat biasa ia bermain, begitu juga si pria tersebut sedang siaga di post pengendalian jembatan. Kemudian ada sebuah kapal yang ingin melintas di bawah jembatan tersebut, maka sang pria menekan panel untuk mengangkat jembatan tersebut. Si pria kemudian meninggalkan sebentar pos pengendalian jembatan tersebut. Belum lama setelah kapal tersebut lewat, terlihat oleh sang anak ada sbuah kereta yang datang dengan kecepatan tinggi. Si pria tersebut tidak menyadarinya karena jauh dari posisi. Sang anak yang menyadari hal itu berteriak2 memanggil ayahnya, namun ia tidak melihat ayahnya di pos pengendalian. Sang anak khawatir jika kereta tersebut akan celaka jika jembatan tidak diturunkan, kemudian ia pergi dari tempat bermainnya dan satu-satunya yang bisa ia lakukan adalah mengubah jalur kereta api di dekat rel.
Sang ayah kemudian kembali ke pos pengendalian, ia cukup kaget melihat ada kereta yang semakin mendekat, namun masih ada waktu untuk menurunkan jembatan. Ia melihat ke tempat anaknya bermain, namun ia tidak mendapat anaknya di sana. Ketika ia melihat ke arah rel kereta api, ia melihat anaknya membuka panel bawah tanah untuk mengubah jalur kereta api. Namun sang anak terpeleset dan jatuh ke dalam panel tersebut dan tidak bisa naik ke atas lagi. Si pria kaget dan berteriak2 memanggil anaknya, sementara kereta semakin mendekat. Kalau ia lari menolong anaknya, maka kereta akan menabrak jembatan yang belum diturunkan, sementara jika ia menarik tuas untuk menurunkan jembatan, orang-orang di dalam kereta akan selamat namun anaknya yang tercinta akan hancur terjepit jembatan. Dan waktu tidak bisa dihentikan, pilihan harus segera diputuskan, menarik tuas atau tidak, kita lihat aja langsung oke? Here it goes!"
THERE IS A TIME WHEN GUY MUST TAKE A DIFFICULT DECISION
See? Begitulah pilihan yang akhirnya ia pilih. Ia rela mengorbankan anaknya demi menyelamatkan orang-orang di dalam kereta. Dan asal kalian tahu saja, kisah ini merupakan kisah nyata yang benar-benar pernah terjadi. Dan menurut cerita, sambil menangis pilu saat kereta sedang melintas, ia berteriak,
'Aku mengorbankan putraku untuk menyelamatkan kalian!!! Tidak-kah kalian peduli?!'
namun tidak ada yang mendengarkan teriakan pria malang itu.
Kisah ini mencermikan kisah pengorbanan Bapa yang memberikan Putra Tunggal-Nya, Yesus Kristus untuk dikorbankan demi menghapuskan dosa-dosa kita, manusia. Karena Bapa sangat mencintai kita, sampai-sampai Ia rela mengorbankan Putra-Nya yang tunggal dan tak berdosa demi menyelamatkan kita manusia yang berdosa. So guys, masih tegakah kalian berbuat dosa dan menyia-nyiakan pengorbanan-Nya?
YAA-HAA!!!


